Gilaaksara’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Itu Bukan Suara Pemuda!

Pernyataan para mahasiswa Universitas Nasional di dalam program televisi “Padamu Negeri”, Metro TV, 12 Agustus 2008, tentang ketidak-berpengalaman para pemuda untuk memimpin bangsa, belum cukup mendapat pembenaran untuk membuktikan bahwa para pemuda benar-benar belum sanggup untuk memimpin bangsa Indonesia. Bahkan, bisa dikatakan bahwa ucapan itu adalah bukan suara para pemuda yang hakiki. Namun itu adalah kebohongan terbesar yang dilakukan seorang anak muda yang berpikiran pesimis, yang terbunuh oleh jeratan skenario sang pengada acara.

Sudah tentu, pengalaman memang merupakan tingkat pertama yang mengandung banyak kekeliruan—bukan kesalahan—jika dijadikan sandaran kriteria untuk memimpin suatu bangsa. Karena, sekalipun pendasaran pengalaman memang amat diperlukan, pengalaman tetaplah bukan suatu alasan yang tepat untuk menjadikan pemuda sebagai anak kecil ingusan yang tak tahu apa-apa dalam memimpin. Tidaklah bisa dikatakan bahwa dengan tanpa pengalaman yang mumpuni, pemuda ibarat daun hijau dalam kancah perpolitikan Indonesia.

Di dalam kepemimpinan—khususnya kepemimpinan di dunia politik—kriteria pengalaman yang dianggap sebagai suatu keperluan, telah memperlihatkan benih-benih hitam dalam sejarah perpolitikan Indonesia. Meriahnya kejahatan korupsi, kolusi, dan nepotisme di bumi pertiwi disebabkan terlalu tingginya pengalaman yang dimiliki oleh para pejabat, petinggi, atau pemimpin bangsa sekarang ini. Pada taraf terparah, dengan semakin perlunya kriteria “pengalaman” dijadikan sebagai landasan dalam memilih pemimpin, maka kesempatan untuk mendapatkan calon pemimpin yang jujur bagaikan KUNYUK merindukan bulan. Karena, kejujuran memang selalu terlahir dari ketidak-tahuan, dan sebaliknya ketidak-jujuran tercipta dari ke-terlalu-banyak-tahu-an.

Pemimpin adalah seorang tokoh yang dengan maknanya telah pasti dibutuhkan di negeri manapun. Namun, dalam kepemimpinan bukan pengalamanlah yang dibutuhkan, melainkan semangat untuk menambah wawasan, semangat untuk berbuat jujur, semangat untuk mempelajari pengalaman masa lalu, semangat untuk membuat perubahan, semangat untuk bekerja keras, semangat untuk melahirkan ide-ide segar demi pemecahan segala permasalahan yang ada di suatu bangsa. Dan, jika berbicara tentang “semangat”, dapat terasa bahwa kaum pemuda lebih memiliki api semangat untuk mewujudkan semua itu.

Dari kata-kata sederhana di atas, jelaslah bahwa menjadikan pengalaman sebagai penghambat kaum muda untuk menjadi pemimpin bangsa adalah suatu kekeliruan. Dan, jika pernyataan tentang ketidak-berpengalaman pemuda untuk memimpin bangsa itu diucapkan oleh salah seorang dari kalangan pemuda, maka hal tersebut bukanlah suara pemuda Karena, semua pemuda tentu amat mengetahui kenyataan yang sedang melanda bangsa ini. Karena pengalaman bukanlah segalanya. Dan untuk mengganti kriteria “pengalaman” sebagai hal yang harus dimiliki seseorang untuk memimpin suatu bangsa, maka ada baiknya kita lebih memilih wawasan sebagai kriteria utama dalam memilih seorang pemimpin. Oleh karena itu, jika melihat kenyataan yang melanda bangsa Indonesia, jelaslah bahwa bangsa ini memang seharusnya sedang membutuhkan darah segar untuk memimpin bangsa yang mempunyai segudang wawasan untuk memecahkan permasalahan-permasalah tersebut. Ya, darah merah dan jiwa putih bersih pemercik semangat perubahan yang hanya bisa diharap kemunculannya dari kaum PEMUDA.

 

“Pemuda, tegapkan dadamu—Rendahkan hatimu—(kurnia)”  

Agustus 14, 2008 - Posted by | Uncategorized

1 Komentar »

  1. tulisanmu pasti akan membawamu menjadi orang besar suatu hari kawan..!! dan di masa itu, jiwa-jiwa besar kita akan menari bersama..

    Komentar oleh perempuanpoetika | Agustus 18, 2008


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.